PWI-Bupati Menyatu, Bang Egi Beberkan Skala Prioritas “Bangun Jalan Mulus” di Lampung Selatan

188

KALIANDA- Suasana penuh kekeluargaan dan keakraban antara Bupati Lamsel H. Radityo Egi Pratama dengan pengurus/anggota PWI Lamsel, tampak terlihat jelas ditunjukkan oleh keduanya. Nuansa itu terasa jelas ketika berlangsung di acara audensi di aula rumah dinas Bupati Lamsel, Kamis (7/8), pukul 15.30 WIB.

Pada pertemuan itu, hadir dari jajaran PWI Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan anggota. Bahkan dua mantan Ketua PWI Muslim dan Alpandi ikut hadir menyaksikan pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut. Sedangkan Bupati Lamsel ditemani oleh staf ahli Edi Firnandi, Asisten Anton Carmana, dan Kabag Protokol Amir Ali. Tapi sayang, dari Kominfo Lamsel hanya hadir Kabid Novi saja, sedangkan sekretaris dinas Heri dan Kadis Kominfo tidak datang pertemuan itu.

Diawali ucapan terima kasih, Ketua PWI Lamsel Spradiyanto ucapkan selamat dan perkenalkan satu per satu pengurus dan anggota PWI yang hadir. Lalu, Supra menjelaskan program rutin PWI UKW (Uji Kompetensi Wartawan) yang terbagi dalam tiga jenjang tingkatan muda, madya, dan utama. “Alhamdulillah, semua anggota sudah terverifikasi, pak,” sebut Supra.

Kemudian, Bupati Lamsel H. Radityo Egi Pratama menjelaskan banyak sekali program pembangunan hingga status jabatan di lingkup instansi Pemkab Lamsel. Termasuk dijelaskan pula alasan tidak dilanjutkannya pembangunan gedung KCC tiga lantai yang sudah menelan biaya 18,5 M. Tahun ini, lanjut Bang Egi, kita pending dibiarkan dulu, karna saat ini kita masih mencari tim tehnik ahlinya dulu, yang bisa merubah struktur bangunan yang sudah ada, untuk dirubah bangunannya jadi hotel berbintang. “Ya, kita akan siapkan dulu untuk kedepannya kita akan bangun Hotel berbintang,” kata Bang Egi, sapaan akrabnya.

Selain itu, Bupati Lamsel menjelaskan strategi dan prioritas pembangunan jalan “mulus” di Lamsel. Menurutnya, strategi prioritas pembangunan jalan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan, lama waktu kerusakan, dan kepentingan untuk digunakan masyarakat. “Tentunya, jalan rusak yang sudah sangat lama tidak dibangun maka akan kita dahulukan pembangunannya. Begitu juga jalan rusak yang lebih penting dalam meningkatkan ekonomi warga yang akan kita dahulukan. Jadi, seperti itu prioritas pembangunan jalan ‘mulus’ di Lamsel,” beber Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama ke awak media.

Diselingi senyum dan tertawa kecil, bahkan menghisap rokok, ketika Bang Egi jelaskan rencana kerjanya, dari semejak dilantik per tanggal 20 Februari 2025 hingga kini. Maka, nuansa pertemuan Bupati-PWI semakin akrab saja.

Kemudian, staf ahli Edi Firnandi membuka forum dialok dengan dibatasi untuk 4 penanya saja. Adalah, Muslim, Kartono, Junaidi, dan Edy yang melontarkan pertanyaan ke bupati. Setelah semua pertanyaan di jawab bupati, pertemuan diakhiri dengan foto bersama semua yang hadir di pertemuan itu. (asof)