KALIANDA- Kabid UKM Dinas Koprasi dan UMKM Lampung Selatan Tomo Thalib sebutkan perkembangan pertumbuhan ekonomi di Lampung Selatan, sudah cukup realistis. “Ini, sudah sesuai data yang kita miliki. Sesuai NIB dari Perizinan, saat ini tercatat di tahun 2024 lalu, sudah ada sebanyak 15 ribuan UMKM. Dari data itu, yang terupgrade atau aktif ada sebanyak 140an ribu. Dari data yang sudah masuk dibidang kami, sebagian besar usahanya dari jenis kuliner,” jelas Tomo, di ruang kerjanya, Selasa (19/8).
Menurut pria yang tinggal di Bandar Lampung ini, pertumbuhan UMKM di Lamsel sudah sangat realistis. Hanya saja, perlu digenjot lagi sosialisasi, pelatihan, maupun bimtek agar pertumbuhan UMKM semakin baik lagi. “Apalagi, daerah kita akan segera menuju ke daerah wisata, pertumbuhan UMKM harus mampu mengisi setiap destinasi wisata di Lamsel,” katanya.
Kesempatan itu, Tomo berharap pertumbuhan UMKM harus terus alami kemajuan, baik itu dari segi legalitas, produknya, pemasarannya, maupun jangkauan wilayah pengembangan produknya. Pria yang mengaku sebelumnya bertugas di Bapeda Lamsel itu, ingin sekali pengembangan UMKM di Lamsel didorong dari peran serta pihak kecamatan untuk menyiapkan gerai gerai khusus di tiap kecamatan. “Melalui adanya gerai-gerai di tiap kecamatan ini, maka kedepannya UMKM kita akan lebih aktif dalam mempromosikan dan memasarkan produknya,” sebut Tomo Thalib ke media ini. (Asof)