Anak Kelas IV SD Jadi Korban Pembunuhan di Rumahnya

375

LAMPUNG SELATAN – Kematian Sekar (11) warga Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, di kamar tidurnya, Selasa (21/4/2020) sekitar puluk 11.30 WIB. Membuat warga sekitarnya gempar dan saling bertanya-tanya apa motif kematiannya.

Kepala Desa Karangsari, Saibun mengatakan, salah satu warganya datang melapor  karena curiga dengan apa yang terjadi di rumah Supriyanto (35). Setelah didatangi, rumah tersebut terkunci, padahal istrinya Ci (32) berada di rumah.

Setelah ditanya, Ci langsung melarikan diri entah kenapa. Sehingga Kades meminta warganya untuk memanggil Supriyanto yang saat itu berada di bengkel tak jauh dari rumahnya.

“Saya lalu meminta warga untuk memanggil Supriyanto yang saat itu berada di bengkel. Setelah dibuka pintunya, korban dalam ditemukan dengan kondisi mulut berbusa dan dikemaluannya mengekluarkan darah,” kata Sibun.

Untuk memastikan kematian korban, ia lalu meminta agar Bidan Desa mengecek korban. Karena dinyatakan meninggal dunia, Kades langsung melaporkan ke Polsek Penengahan untuk dilakukan penyelidikan.

“Sebelum kejadian, ada yang melihat saat itu korban sedang bermain dan diminta pulang oleh ibunya. Sedangkan Supriyato berangkat ke bengkel untuk mengambil sepeda motor tak jauh dari rumah. Tidak lama dari situ kejadian tersebut terjadi,” imbuhnya.

Dari data yang dihimpun dari beberapa keterangan warga sekitar. Dugaan kematian murid kelas IV Sekolah Dasar tersebut, akibat dianiaya oleh ibunya yang mengalami gangguan kejiwaan.

“Saya menduga perbuatan tersebut dilakukan oleh ibunya yang mengalami defresi sejak satu tahun terakhir,” ujar warga yang enggan ditulis namanya.

Kapolsek Penengahan, AKP. Hendra mewakili Kapolres Lamsel, AKBP. Edi Purnomo mengatakan, kejadian tersebut masih dalam penyelidikan. Saat ini, orangtua korban masih dimintai keterangan di Mapolsek Penengahan. Sedangkan jenasah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bob Bazar Kalianda.

“Kita masih lakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum bisa dipastikan penyebab kematian korban. Saat ini anggota juga masih di lokasi untuk memintai keterangan dari saksi-saksi lain,” ujar Hendra.

Hal sama dikatakan Kasat Reskrim Polres Lamsel. Pihaknya masih mendalami kasus kematian anak dibawah umur di Desa Karangsari. “Masih kita dalami kasusnya,” kata Tri Maradona. (Arifin/Ags)