//Selain Mendesak, LMPI dan LMP Lamsel Minta BPKAD dan Dispenda Dipanggil Agar Transparan
KALIANDA- Gayung bersambut. Wacana pembentukan pansus aset direspon positif oleh dua lembaga masyarakat ternama di Lampung Selatan. Adalah Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) yang dipimpin Syahirul Nasution dan Laskar Merah Putih (LMP) yang dipimpin Syaifullah Musa, SH. Bahkan, kedua lembaga masyarakat yang terkemuka itu mendesak pembentukan pansus aset bukan hanya sekedar wacana saja, tapi harus dipercepat.
Meski terpisah, kedua pimpinan lembaga tersebut meminta pelaksanaan pansus aset dilakukan secara terbuka. Tujuannya, agar madyarakat dapat mengetahui secara jelas, aset aset yang dimiliki Pemkab Lamsel itu apa apa saja, dimana lokasinya, dan bentuk asetnya berupa apa saja. Termasuk, bagaimana biaya perawatannya dan besarnya pendapatan yang masuk ke kas Pemkab Lamsel.
Disisi lain, keduanya pun menyatakan sepakat, mendukung, dan transparan dengan memanggil secara langsung pihak terkait, seperti BPKAD dan Dispenda Pemkab Lamsel. Melalui pansus aset DPRD itu, Ketua LMPI Lamsel berharap kedepan akan diperoleh kejelasan aset aset Pemkab Lamsel, baik berupa aset tanah, bangunan, maupun kendaraan dinas.
Begitu pula untuk Ketua LMP Lamsel berharap pansus aset DPRD Lamsel dapat bekerja optimal karena aset aset Pemkab Lamsel itu sangat berkaitan erat dengan kepentingan masyarakat Lamsel. “Ya, inilah saatnya Lamsel akan lebih baik jika transparansi pihak pihak terkait seperti BPKAD dan Dispenda benar benar sudah benar dalam pengelolaan aset aset yang dimiliki Lamsel, ” imbuhnya. (asof)