PAN Gelar Musda Serentak di Enam Provinsi, H. Zulkifli Hasan Berikan Arahan Secara Daring

100

Zulhas: “PAN Pendukung Utama Kebijakan Pemerintahan Prabowo, Bersama Golkar dan Gerindra, Akan Membentuk Koalisi Permanen”

KALIANDA – Melalui daring, Ketua Umum H. Zulkifli Hasan, pimpin langsung pelaksanaan Musda PAN di enam daerah di NKRI ini. Enam daerah itu adalah Jabar, Maluku, Lampung, Bangka Belitung, Kepri, dan Maluku Utara. Dalam penjelasannya, Ketum Zulkifli Hasan menyebutkan Musda PAN dilakukan dengan prinsip Musyawarah Mufakat. Dimana, lanjut Zulhas, tim formatur yang telah disepakati akan memilih sosok pemimpin di daerahnya masing dengan Musyawarah Mufakat. “Saat berunding, tentunya dapat dihilangkan ego masing masing sehingga masing masing formatur dapat menentukan kader terbaiknya sebagai Ketua. Utamanya kader yang mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif,” katanya.

Dirinya pun mengingatkan jangan sampai gara gara Musda kita terpecah belah dan ribut ribut terus. “Sudahlah, pengalaman sebelumnya untuk tidak lagi kita ulangi. Hal ribut ribut seperti itu, bukannya malah menjadikan partai besar tapi dapat merusak kekompakan kita selama ini,” jelas Zulkifli Hasan, melalui media daring, pada Minggu pagi6 (21/12).

Kesempatan itu, Zulhas juga sempat mengabsen secara langsung satu persatu tim formatur di 6 daerah yang sedang lakukan Musda termasuk di Lampung seperti di Kota Bandar Lampung, Metro, Lambar, dan Lamsel.

Lebih lanjut, Zulkifli Hasan mengingatkan kesetiap kadernya untuk mendukung dan mensuport semua kebijakan pemerintah. “Perlu diingat, kita Partai PAN merupakan pendukung utama pemerintahan Prabowo (Gerindra) bersama partai lainnya seperti Golkar. Sebagai pendukung utama pemerintah, kita warga PAN harus tahu juga program program pro rakyat yang sedang direncanakan untuk dibangun oleh pemerintahan Prabowo, seperti MBG program bergizi gratis dan recana pembangunan 2000 kampung nelayan,” ungkap Ketum PAN Zulkifli Hasan.

Bukan hanya itu, Zulkifli Hasan juga berpesan kepada semua kadernya untuk dapat ikut andil dalam program program pemerintah itu. “Sudahlah, gak ada guna gunanya kita ribut ribut setelah Musda. “Sebaiknya malah kita harus dapat ikut andil dalam program program pemerintahan itu. Seperti kita akan bangun tambak tambak dan sawah sawah didaerah bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar. “Semua program program pro rakyat itu, hanya tinggal dilaksanakan saja karena sananya sudah ada. Jadi, lebih baik kita ikut andil sukseskan program pemerintah itu dari kita ribut ribut setelah Musda,” tambah Zulhas.

Begitu pula untuk kader PAN yang berencana itu ikut pemilu legislatif, lebih baik gunakan waktunya untuk membentuk relawan relawan..”Dan, setiap anggota dewan, harus punya minimal 1 relawan per tps,” pesan Zulhas seraya tegaskan untuk mulai dari sekarang tiap anggota DPRD harus juga aktif di medsos. Begitu pula, jika kita sedang dibully. “Ya, kita santai saja menyikapinya. Bukan hanya kita PAN dan Golkar saja, akhir akhir ini presiden juga sedang banyak dibully. “Kita santai saja, kita anggap itu sebagai kritik untuk kita. Bahkan, mantan presiden kita sampai sekarang tetap dibully,” pungkas Zulhas..

Disisi lain, Zulhas juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo itu harus dilakukan dusenua tingkatan. “Bahkan, koalisi kita bersama Golkar dan Gerindra akan permanen,” tutup Zulkifli Hasan, dalam paparannya secara daring sebelum dilakukannya Musda PAN di enam daerah. (asof)