Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah, BPKAD Lamsel Hadirkan Narasumber Berkompeten dari Kementerian Dalam Negeri RI

79

KALIANDA– Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Selatan gelar sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, dengan menghadirkan dua tutor yang didatangkan langsung dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) Dirjen Keuangan Daerah RI. Kegiatan yang diberlangsung di Aula NBR, pada Senin (18/12/2023) itu, dibuka oleh Bupati Lamsel H. Nanang Ermanto, yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Keuangan Pemkab Lamsel, Heri, SE MM.

Dalam laporannya, ketua pelaksana kegiatan Sahat Santoso menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, tugas, dan fungsi pehabat dan pengurus barang dan atau aset daerah serta untuk meningkatkan koordinasi dan penataan aset daerah. “Untuk itu, seluruh peserta dapat memanfaatkan semaksimal mungkin karena narasumber yang kita hadirkan ini sangat berkompeten dibidangnya, agar pelaporan dan pengelolaan aset daerah semakin baik, tepat waktu, dan sesuai dasar hukum,” harap Ketua Pelaksana Sahat Susanto, saat menyampaikan laporan kegiatannya, Senin, pagi (18/12/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bidang Keuangan Heri SE MM mewakili Bupati Lamsel, Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum, Muhadi, Ssos MM, dan Dua Tutor dari Kementerian Dalam Negeri Dirjen Bina Keuangan Daerah, ibu Zona dan ibu Amanah.

Sementara itu Bupati Lamsel yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Keuangan Pemkab Lamsel meminta agar semua peserta dapat mengikuti dan mempelajari semua materi yang akan disampaikan oleh para pemateri. “Sosialisasi ini, sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pejabat dan pengurus pengelola barang dan aset daerah di lingkungan Pemkab Lamsel,” katanya. Saya berharap, setelah sosialisasi ini, semua peserta dapat memahami dan dapat memperbaiki kualitas pelaporan barang dan aset milik daerah.

Dalam kegiatan itu, BPKAD Lamsel sempat mengumumkan OPD terbaik, dalam pengelolaan barang dan aset milik daerah Lamsel. Yakni, Inspektorat dinyatakan sebagai terbaik satu, dan Capil dinyatakan sebagai terbaik kedua. (asof).