TIDAK PERMANEN, 10 JURKAM PAPAN ATAS GOLKAR LAMSEL TETAP DIPANTAU

180

KALINDA— Diamini pengurus DPD Golkar Lamsel, salah satu Jurkam Papan atas Golkar Lamsel hasil revisi, bapak Mandala Putra membenarkan ke 10 jurkam hasil revisi itu sat ini sedang sibuk untuk berkunjung ke setiap titik kampanye untuk sampaikan berbagai program kerja dan janji kerja paslon nomor 2 ke masyarakat. “Selain sampaikan visi misi calon bupati dan calon wakil bupati Lamsel, ke 10 jurkam hasil revisi itu memiliki tugas lain memberikan contoh ke masyarakat pentingnya menjalankan protocol kesehatan dimasa pandemi ini,” terang Mandala Putra ke media ini yang ditemui disela sela kampanye politiknya di Desa Tanjung Ratu, Katibung, Lampung Selatan, Rabu (28/10).

Kesempatan itu, M. Sidik menambahkan seorang juru kampanye mendapat nilai A bukan hanya dilihat dari kebraniannya saja menyampaikan program program paslon nomor 2, tapi lebih dari itu, dinilai pula kemampuannya menguasai audien, penguasaan materi, penampilan, dan kepiawaian seorang jurkam dalam menarik para peserta kampanye untuk memilih nomor 2. Wakil Bendahara DPD Golkar Lamsel ini mengaku, hasil revisi 10 besar jurkam papan atas Golkar Lamsel tersebut, sudah sesuai dengan hasil evaluasi dari tim senyap yang sidebar untuk berikan penilaian setiap jurkam yang turun di daerah tugasnya masing masing. “kami sebagai salah satu pengurus ucapkan selamat bertugas untuk ke 10 jurkam papan atas Golkar Lamsel. Demikian juga, untuk jurkam lainnya tetap semangat karena posisi 10 besar jurkam papan atas tidaklah permanen akan berubah, sesuai dengan hasil penilaian tim senyap yang kami sebar disetiap titik kampanye,” ucapnya.

Sebagaimana diinformasikan, bahwa berdasarkan dinamika politik yang berkembang di internal partai Golkar Lamsel dan antusias masyarakat dalam mendengarkan visi misi yang disampaikan para juru kampanye (jurkam), kini beredar revisi 10 jurkam papan atas partai Golkar Lamsel. Kesepuluh papan atas jurkam Lamsel itu adalah

  1. Brigjen Agus Hariyono Kholil
  2. Nivolin CH
  3. H. Herman Hanafi
  4. Ramli Yakup
  5. Abah Syahroni
  6. Mandala Putra
  7. Ahmad Muslim
  8. Supardi Bakau
  9. Agus Sutanto
  10. Erlan Murdiantoro (sof)