Bantu Pasien Covid 19, Pemkab Pesawaran Siapkan Bantuan Untuk Pasien Isoman Sebanyak 600 Orang dan Untuk Pasien Meninggal Sebanyak 100 Orang

242

PESAWARAN — Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, sampai akhir tahun 2021, menyiapkan bantuan untuk warga Isoman dengan kuota sebanyak 600 orang, sedangkan untuk meninggal pihaknya menyiapkan kuota sebanyak 100 orang, melalui Dinas Sosial setempat.

Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran sendiri telah mencatat ada ratusan masyarakat yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) mengurus bantuan dari Pemkab dan belasan ahli waris yang keluarganya meninggal karena covid-19 untuk menerima bantuan.

Kepala Seksi Penanggulan Bencana Sosial Andri Wibowo menjelaskan, sejak diterbitkannya surat edaran Bupati Pesawaran pemberian bantuan bagi masyarakat yang melakukan Isoman dan santunan bagi korban jiwa yang meninggal karena Covid-19, pihaknya telah memberikan kepada ratusan orang yang telah mengajukan. 

“Kalau untuk Isoman kita mencatat sampai hari ini sudah ada 240 orang yang kita bayarkan, sedangkan untuk bantuan yang meninggal kita baru mengeluarkan sebanyak 27 ahli waris,” jelasnya. Kamis 19 Agustus 2021.

“Jadi kalau untuk yang Isoman kita memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu sedangkan yang meninggal kita berikan sebesar Rp3 juta, dan pemberian tersebut kita salurkan melalui rekening,” lanjutnya.

Andri Wibowo mengatakan terdapat beberapa persyaratan yang harus disiapkan masyarakat dalam mengurus bantuan tersebut, dan diserahkan kepada pihak desa yang nantinya akan mengurus.

“Untuk persyaratannya, masyarakat harus membawa fotokopi hasil cek lab, surat keterangan dari Satgas covid-19 tingkat desa dan diketahui pihak kecamatan, kemudian fotokopi KTP dan KK sebanyak tiga lembar pasien yang terkonfirmasi serta penerima kuasa, serta surat kuasa bermaterai,” katanya.

Untuk mensosialisasikan program ini, Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran telah memberikan surat selembaran kepada masing-masing camat di 11 kecamatan yang ada, nantinya akan dilanjutkan ke setiap kepala desa.

“Kami berharap agar seluruh perangkat desa agar lebih aktif dalam mendata masyarakatnya yang sedang isoman, dan segera urus persyaratannya agar masyarakat dapat menerima bantuan,” tutupnya. (Ery).