Covid 19 Membunuh Industri UKM dan Sektor Pariwisata Pesawaran

216

Pesawaran – Wabah Covid-19 yang saat ini tak kunjung reda tidak hanya membunuh sektor industri dan Usaha Kecil Menengah (UKM), tapi juga aktifitas pariwisata di Kabupaten Pesawaran.

“Semua wisata,baik yang destinasi ekonomi kreatif maupun kuliner tidak dapat melakukan aktifitasnya. Padahal, sebelumnya ketika masuk liburan hari raya, pengunjung membanjiri tempat wisata di Kabupaten Pesawaran. Banyak, dari luar kota seperti Palembang, Bengkulu, Jambi, Jakarta, Bandung dan kota-kota lain biasnya berdatangan,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Els Safrizal, Jum’at (29/05/20).

Menurutnya El Safri, kondisi tersebut mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata. Selain itu, pandemik virus covid-19 juga telah merubah perencanaan kegiatan yang telah diagendakan.

“PAD pasti ada pengaruh penurunan terutama yang terkait dengan kegiatan yang di bawah kendali Bappenda. Dan, pandemik covid-19 ini merubah semua tatanan kegiatan untuk di justifikasi batal atau ditunda, ” jelasnya.

Namun demikian, masih ada harapan ketika nantinya diberlakukan new normal oleh pemerintah pusat ke daerah-daerah.

“Jika nanti semua lokasi wisata akan di buka kembali, semua akan berbasis of Protokol kesehatan yang ketat. Ini penting diterapkan dengan disiplin yang tinggi dari semua unsur yang terlibat,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran akan mengambil langkah kongkrit dengan berkoordinasi ke pemerintah provinsi dan pusat.

“Dalam waktu dekat kita akan menyesuaikan semua program atau kegiatan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait New normal yang berdampak signifikan the New global Tourism Trend,” ucapnya.

Untuk diketahui, keterlibatan pelaku wisata di Bumi Andan Jejama masih terlihat pasif dan nyaris tidak ada empati untuk berpartisipasi membantu masyarakat dan pemerintah setempat dalam menangani wabah covid-19. (Ery/sof)