DPC HNSI Lamsel Kenalkan Aplikasi “Inawis” ke Para Nelayan Agar Saat Melaut Tepat Sasaran, Hasil Bagus, dan Selamat

107

KALIANDA- Ketua DPD HNSI Lampung Bayu Witara hadir, sekaligus membuka kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan Provinsi Lampung tahun 2024. Kegiatan yang bertempat di aula Kelurahan Bumi Agung Kalianda Lampung Selatan tersebut berlangsung pada, Kamis (13 Juni 2024).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPC HNSI Lampung Selatan, berkolaborasi dengan PT.Lampung Energi Berjaya dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi, Maritim panjang Lampung tersebut, dihadiri pejabat Provinsi Lampung dan pejabat Lamsel.

Diantaranya, Kadis Kelautan dan Perikanan Lampung yang diwakilkan Kabid Tangkap Zainal Karomah, Kadis perikanan Lampung Selatan Dwi Djatmiko, Pos TNI AL Kalianda Yusi Priyadi dan Ibu Habsarina mewakili PT Lampung Energi Berjaya serta Lukman Hakim dari BPBD Lampung Selatan, Camat Kalianda dan Irlan Lurah Bumi Agung. Juga hadir, pejabat tinggi BMKG Maritim Panjang Lampung.

Lalu, dalam kegiatan SLCN itu diikuti oleh 80 orang Nelayan se Lampung Selatan. Sedangkan yang menjadi tema kegiatan ini “SLCN Nelayan Hebat, Selamet dan Sejahtera”.

Dalam kegiatan ini, nantinya untuk para peserta akan mendapatkan pelatihan tentang pemanfaatan tekhnologi aplikasi BMKG bernama “Inawis”. Yakni, sebuah aplikasi yang sangat bermanfaat untuk para nelayan dikarenakan fitur informasi yang disajikan dalam aplikasi tersebut sangat beragam. Seperti, perkiraan cuaca, perkiraan gelombang/arus laut, kompon ikan dan lainnya.

Ketua DPC HNSI Lampung Selatan Daeng Agus, menyampaikan kegiatan ini merupakan peningkatan wawasan untuk nelayan agar bekerja tepat sasaran, hasil maksimal, dan selamat. “Nelayan berangkat dari rumah sampai tujuan haruslah tepat sasaran. Ini, tentunya bertujuan agar pasti hasilnya dengan hasil tangkapan yang bagus,” ucap Daeng Agus.

Kesempatan itu, Daeng Agus berharap, para nelayan yang mengikuti kegiatan ini dapat mencermati pengetahuan-pengetahaun yang dipaparkan. Sehingga, nelayan dapat memanfaatkan tekhnologi aplikasi serta pengetahuan tradisional para nelayan yang nantinya berdampak baik.

“Mudah-mudahan SLCN ini benar-benar dicerna oleh para nelayan dan ilmunya dapat diimplementasikan, supaya ketika nelayan melaut hasil yang didapat sangat memuaskan,” katanya.

Sedangkan ibu Habsarina mewakili Direktur PT.lampung Energi berjaya Lampung menjelaskan pada kegiatan ini merupakan kalaborasi antara DPD HNSI Lampung dan BMKG Maritim Panjang. “Semoga kegiatan SLCN Sekolah lapang Cuaca Nelayan Mandiri 2024 ini, merupakan kegiatan informasi cuaca untuk nelayan agar saat mencari ikan lebih aman, hasil maksimal, dan selamat. (asof)