DECKY TEGASKAN IZIN LINGKUNGAN PT HANA SUDAH LENGKAP, BOLEH DI CEK KE KADES ATAU CAMAT

419

KALIANDA- Beredarnya kabar tak sedap mengenai PT HANA yang belum melengkapi izin lingkungan tempat dilakukan kegiatan penambangan batu, dalam pelaksanaan Proyek raksasa Penahan ombak di Desa Canti dan Desa Banding, langsung dibantah pimpinan PT HANA. Decky, Direktur Utana PT HANA menyatakan secara tegas bahwa kabar itu tidaklah benar.

“Boleh cek langsung ke Kades atau ke Camat, pak. Yang bilang kami PT HANA tak punya izin lingkungan itu, orang yang belum mengerti profil perusahaan kami,” sebut Decky, saat dihubungi media ini, Sabtu siang (15/4/2023).

Sambil mengirimkan berkas izin lingkungan ke media ini, Decky pun menjelaskan bukan hanya izin lingkungan saja yang kami miliki. “Bahkan, pekerja kita semua kita libatkan orang orang setempat, Termasuk kita libatkan Linmas, Pokmas, semua kita libatkan untuk tenaga kerjanya,” ujar Pria yang berasal dari Desa Merak Belantung, Kalianda ini.

Lebih lanjut dirinya mengatakan sesuai pernyataan sebelumnya bahwa pihak kami (PT HANA) dalam proyek ini bekerja sesuai aturan, taat aturan, dan profesional. “Jadi, semua persyaratan lengkap,:” ucapnya, seraya mengirimkan bukti kelengkapan izin lingkungan ke media ini.

Kesempatan itu, Decky pun berharap masyarakat dapat meberima program pembangunan pemerintah pusat ini, dengan tidak mengganggu mencari cari kesalahan .

Berkaitan itu, Ketua LSM Pro Rakyat Lampung menyikapi datar penjelasan dari pimpinan PT HANA tersebut. “Ya, nanti kita cek juga kebenarannya. Saat ini, kita terima saja penjelasannya,” kata Aqrobin AM, Pria yang lahir dan dibesarkan di daerah Pesisir Rajabasa, tempat dilaksanakannya proyek raksasa pebahan ombak tersebut.

Untuk diketahui, PT HANA merupakan subkon perusahaan pemenang tender proyek penahan ombak di Desa Canti dan di Desa Banding, pesisir Rajavasa, Lamsel. Untuk di daerah Canti, nilai kobtrak pekerjaan 42,5 M. Sedangkan di Desa Banding nilai kontraknya 26,3 M. Untuk di Desa Banding tenaga lokal yang dipekerjakan untuk urusan keamanan dan kehumasan Bapak Rosidi Gayam dari Ormas Tampil dan Bapak Amin warga Kalianda sebagai perwakilan dari PT Mina. Lalu, untuk di Desa Banding tenaga lokal yang dipeketjakan untuk keamanan dan kehumasan Bapak Zulkarnain, Palu Lampung dan Bapak Novi sebagai perwakilan PT Loeh. (asof)