Disorot, Proyek Tambal Sulan Senilai 1,5 M Jalan Gayam Ketapang Diduga Asal Jadi

216

 

KALIANDA– Proyek Rehabilitasi Jalan ruas Gayam Ketapang Disorot, masyarakat. Ini dikarenakan diduga kualitas pekerjaan proyek jalan tambal sulam senilai 1,5 M, yang dikerjakan oleh CV Opening Putra Mandiri, terkesan asal jadi. Bahkan struktur aspal jalan sangat remah sehingga mudah hancur, seperti tak dicampur aspal saja. Proyek tambal sulam dengan nomor kontrak 01/KTRPML/RHJ-003/V.03/VI/2022, itu sudah dapat dipastikan pengerjaannya tidak profesional.

Pelaksana pekerjaan, Fepri, menjelaskan proyek yang dikerjakan itu bukan hanya pekerjaan tambal sulan jalan saja. “Pekerjaan mereka, satu paket dengan pembuatan sering atau drainase sisi kiri dan sisi kanan jalan. Untuk drainase kiri jalan 50 meter dan drainase kanan jalan 50 meter sehingga total ada 100 meter. Sedangkan untuk tambal sulam jalan sepanjang 550 meter,” jelas Febpri, seperti yang disampaikan oleh perwakilan media ini di daerah Karang Sari Ketapang  ke media ini, saat bertemu Sabtu (13/08/2022) lalu, di lokasi proyek.

Perwakilan media ini Rizal warga setempat, mengatakan pendapat masyarakat sekitar soal kualitas proyek itu sama, pekerjaan yang dilakukan oleh CV Opening Putra Mandiri terlihat sangat rendah. “Rekanannya boleh cari untung tapi jangan terlalu begitu, asal asalan pekerjaannya,” pungkas Rizal. Kesempatan itu, dirinya berharap pihak konsultan dari PUPR dapat mengecek langsung kualitas proyek senilai 1,5 M tersebut. Terpisah, pelaksana proyek Provingsi itu melalui pesan singkat whatsupp mempersilahkan media ini dapat mengecek langsung kualitas proyek. “Mampir aja, Pak. Ini saya lagi di lokasi,. Kalau dengan Pak Rizal saya sudah pernah bertemu,” ujar Fepri melalui pesan suara ke media ini, Senin (15/08/2022). (Asof)