Kepsek Rame rame “Jalan jalan” Ke Bali, Kadis Bilangnya Studi Banding Pake Dana Iuran MKKS.

150

KALIANDA-Rame-rame, para kepala sekolah SMP se Lampung Selatan “berlibur” atau jalan jalan ke pulau dewata Bali, menjadi sorotan masyarakat luas. Apalagi, “jalan jalan” ke pulau Bali itu, dilakukan disaat pandemi dan diduga menggunakan dana “BOS”. Berkaitan itu, Kadis Pendidikan Pemkab Lampung Selatan, Yespi Cory, SH membenarkan kepala sekolah rame rame ke pulau Dewata tersebut. Hanya saja, Kadis menyebutnya bukan jalan jalan tapi studi banding. “bukan jalan jalan, bang tapi study banding,” jelas Yespi Cory saat menjawab media ini, Sabtu (29/1).

Menurut Yespi, para kepala sekolah SMP se Lamsel itu, brangkat study banding ke pulau dewata (bali) dengan menggunakan dana iuran perbulan MKKS. Jadi, tidak benar jika ada yang menyebutkan menggunakan dana BOS,” tambah Kadis Pendidikan Pemkab Lamsel ini.

Informasi yang dapat dihimpun, para Kepsek SMP se Lamsel itu berangkat rame rame ke pulau bali, pada hari Sabtu (22/1) dan hingga Jumat (28/1) belum juga kembali ke Lampung Selatan. Belum diketahui secara pasti, tujuan dan maksud para kepsek tersebut jalan jalan ke Bali. Termasuk, sumber dana yang digunakan untuk jalan jalan tersebut.

Sebelumnya, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Lampung Selatan Nurhasanah tak menapik beredarnya kabar para kepala sekolah SMP se Lamsel tersebut jalan jalan ke pulau bali. Dijelaskan Nurhasanah, berdasarkan surat izin ke Kadis, keberangkatan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) ke Denpasar, Bali tersebut untuk melakukan studi banding ke SMPN 10 Denpasar Bali. “Jadi, tujuannya jelas, melakukan studi banding ke SMPN 10 Denpasar Bali,” sebut Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pemkab Lamsel ini. (asof).