Pasien positif Corona, Asal Lamsel Meninggal Dunia Bengkulu.

226

“Kota Bengkulu Saat Ini Berubah Status Dari Siaga Corona Menjadi Status Darurat Corona”

Newslampung. KALIANDA—Warga Lampung Selatan berinisial NS (50 thn), yang dinyatakan positif terjangkit virus corona, akhirnya meninggal dunia pada pagi tadi Rabu (31/3) di Provingsi Bengkulu. Akibat, peristiwa itu kini kota Bengkulu per tanggal 31 Maret 2020 menyatakan berubah status dari berstatus Siaga Corona menjadi Darurat Covid 19. Penegasan Kota Bengkulu berstatus Darurat Covid 19, diungkapkan oleh pejabat berwenang kota Bengkulu, dalam jumpa pers Rabu pagi.

Dalam penjelasannya, pejabat berwenang kota Bengkulu dengan mengatasnamakan pemerintah daerah menjelaskan, bahwa pasien positif covid 19 yang meninggal dunia itu merupakan warga asal Lampung Selatan.

Ini KTP pasien positif Covid 19 warga Lampung Selatan berinisial NS yang meninggal dunia di Kota Bengkulu, Rabu pagi (31/3)

“NS (50 thn) warga Lampung Selatan tersebut, datang ke kota Bengkulu dengan menggunakan Bus Raflesia tertanggal 5 Maret 2020. Tujuannya, untuk mengikuti pengajian bersama rombongan Jamaah Tablik At Taqwa Masjid Agung Kota Bengkulu,” jelas Satgas Penanggulangan Virus Corona kota Bengkulu ke para awak media. Setelah diketahui sakit, lanjut pejabat kota Bengkulu tersebut, pasien terjangkit virus cowonya itu, sempat dirawat teman pengajiannya beberapa hari di lingkungan masjid. Lalu, per tertanggal 24 Maret 2020, pasien dirujuk ke Rumah Sakit kota Bengkulu. “Kemudian, sampel darah yang kita kirimkan ke LAB di Palembang, baru kita dapatkan hasilnya tertanggal 26 Maret 2020 dan dinyatakan positif terjangkit covid 19,” jelas pejabat berwenang penanganan penyebaran virus corona kota Bengkulu saat jumpa pers, Rabu (31/3) pagi.

Selain menetapkan perubahan status penanganan penyebaran virus corona kota Bengkulu, pejabat berwenang tersebut menyatakan pula akan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk semua rekan rekan pengajian pasien positif covid 19 masjid Agung Kota Bengkulu. Sayangnya, hingga berita ini disebarkan, media ini belum mengetahui nama lengkap dari pasien berinisial NS tersebut. Begitu juga untuk domisilinya di Lampung Selatan, media ini belum berhasil mendapatkan informasi warga asal dari desa dan kecamatan mana di Lamsel. (dan/sof)