PRINGSEWU-pekerjaan pembangunan/peningkatan drainase Desa Bulok Kerto Kecamatan Gadingrejo milik Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Lampung kwalitasnya masih sangat diragukan,
Dari penelusuran Newslampung.co dilapangan, terlihat pembangunan tersebut sangatlah belum memuaskan, hal tersebut terlihat dari pemasangan batu belah yang hanya ditempel saja, bahkan untuk galiannya sendiri terlihat masih banyaknya lumpur yang tidak dibersihkan dan masih banyak genangan air di lokasi. Sehingga kondisi tersebut sangatlah tidak bisa dibenarkan.
Salah satu pekerja saat dikonfirmasi mengatakan, jika ketebalan pasangan hanya setebal 15 cm saja, sehingga menimbulkan banyak spekulasi terkait pekerjaan tersebut. Pasalnya drainase yang dibuat dengan ketebalan tersebut apakah mampu bertahan lama dan bermanfaat bagi warga sekitar.
Disisi lain itu menunjukan adanya kelalaian pihak dinas dalam melakukan perencanaan dan terkesan sangatlah dipaksakan. Selain itu penganggaran untuk pembangunan drainase di lingkungan desa hanya terkesan sia-sia dimana sekarang dengan adanya Dana Desa (DD) pihak desa dapat melaksanakan pekerjaan tersebut menggunakan dana desa yang ada, bahkan Anggaran yang digunakan tidak sebanyak yang dianggarkan oleh Dinas.
Untuk kita ketahui bersama, pekerjaan pembangunan/peningkatan drainase tersebut menghabiskan anggaran sebanyak Rp.199.461.346 yang dilaksanakan oleh CV. Prabu Surya Almaira.(Prs)